Sachsen-Coburg-Gotha
Sachsen-Coburg-Gotha
ialah bekas kadipaten (Herzogtum dalam bahasa Jerman) di Thüringen dan
juga keluarga kerajaan yang
memimpin di Eropa. Wilayah kekuasaaannya dilebur pada tahun 1918 (setelah
kekalahan Jerman pada Perang Dunia I), dengan
Coburg masuk ke dalam negara bagian Bayern, Gotha masuk ke dalam Thüringen,
sedangkan wilayah lainnya dimasukkan ke dalam Sachsen.
Kadipaten
Kadipaten ini didirikan
pada tanggal 12 November 1826 oleh Ernst I dari Sachsen-Coburg-Gotha (1784-1844,
sebelumnya Ernst I dari Sachsen-Coburg-Saalfeld)
melalui pertukaran wilayah yang terbagi atasCoburg dan Gotha ketika ia menyerahkan kadipaten Saalfeld dan
Themar ke Meiningen. Walau begitu Gotha tetap di wilayahnya sendiri.
Setelah adipati terakhir (Karl Eduard dari Sachsen-Coburg-Gotha)
turun tahta pada tahun 1918, diadakan referendum, yang setelah itu Coburg masuk
wilayah Bayern dan
Gotha digabungkan dengan Thueringen.
Dinasti
Adipati
pertama Ernst I dari Sachsen-Coburg-Gotha berasal
dari Wangsa Wettin yang merupakan salah
satu cabang kadipaten Ernst yang
menguasai Sachsen. Keturunannya,
para adipati di Sachsen-Coburg-Gotha (S-C-G) memerintah kadipaten itu antara
tahun 1826-1918, dan menurunkan 4 dinasti di Eropa:
- 1831: dinasti di Belgia
- 1836-1912: dinasti di Portugal
- 1901: Dinasti di Britania Raya,
diwarisi melalui Albert dari Sachsen-Coburg-Gotha dan Victoria I dari Britania Raya (dari sini lahirlah
ibunda Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia, puteri Sibylla dari Sachsen-Coburg-Gotha); pada tahun 1917
Inggris mengubah nama dinasti ini menjadi Windsor
- 1887-1946: Penguasa Bulgaria (dari sini lahirlah Simeon
Sakskoburggotski, mantan Perdana
Menteri Bulgaria)
Wangsa Windsor
Wangsa Windsor (bahasa Inggris: House
of Windsor) adalah wangsa yang memerintah Britania Raya dan
wilayah persemakmuran (commonwealth
realms) lainnya. Wangsa ini didirikan oleh Raja George V dengan proklamasi kerajaan pada 1917, sebagai
pelanjut dari wangsa Sachsen-Coburg dan Gotha di Britania. Pemberian nama baru
ini merupakan akibat langsung dari sentimen anti-Jerman di Britania pada waktu Perang Dunia I.
Wangsa
Windsor pada saat ini merupakan salah satu dari sedikit wangsa yang memerintah
tanah yang tersebar di semua benua di seluruh dunia
sekaligus. Kepala wangsa Windsor saat ini adalah Elizabeth II dari Britania.
Sepupu dari wangsa ini juga memerintah di Kerajaan Belgia.Anggota Keluarga yang
paling menonjol dari House of Windsor adalah Kepala Wangsa, Ratu Elizabeth II, yang memimpin monarki dari 16 Anggota Negara
Persemakmuran.
Edward
VII dan, pada gilirannya, anaknya, George V, adalah anggota ducal Jerman Wangsa
Saxe-Coburg and Gotha berdasarkan keturunan mereka dari Albert, Prince Consort,
Suami dari Ratu Victoria. Tingginya anti jerman di antara orang-orang dari
Kerajaan Inggris Raya selama Perang Dunia I mencapai puncaknya pada Maret 1917,
ketika Gotha G.IV, pesawat berat mampu melintasiSelat Inggris,
mulai membom London secara langsung dan menjadi nama rumah tangga. Pada tahun
yang sama, tanggal 15 Maret, Sepupu pertama Raja George, Nicholas II, sang
Kaisar Rusia, turun tahta,yang mengangkat momok untuk menurunkan tahta di semua
kerajaan eropa. Raja dan keluarganya akhirnya meyakini untuk melepaskan gelar
yang berasal dari Jerman dan mengganti nama
wangsa ke versi Anglikan. Karenanya, pada 17 July 1917, sebuah proklamasi
kerajaan dikeluarkan oleh George V menyatakan:
Now,
therefore, We, out of Our Royal Will and Authority, do hereby declare and
announce that as from the date of this Our Royal Proclamation Our House and
Family shall be styled and known as the House and Family of Windsor, and that
all the descendants in the male line of Our said Grandmother Queen Victoria who
are subjects of these Realms, other than female descendants who may marry or
may have married, shall bear the said Name of Windsor....
Namanya memiliki
hubungan panjang dengan monarki di Inggris, melalui kota Windsor, Berkshire,
dan Kastil Windsor; Windsor Castle menjadi dasar lambang dari Wangsa of
Windsor. Dari 1917 ke 1919, George V juga melucuti 15 hubungan Jerman-nya—yang
sebagian besar berasal dari Wangsa Hanover—Dan melepas gelar pangeran dan putri
inggris.
No comments:
Post a Comment